Perhatikan Hal Ini Sebelum Membeli Tanah Warisan

jual beli tanah warisan

Sebelum Anda membeli tanah, pastikan status tanah tersebut apakah merupakan tanah warisan atau tidak. Jika ternyata tanah yang Anda beli tersebut berstatus tanah warisan, Anda harus menelusuri sejarah tanah tersebut terlebih dahulu terutama dalam hal legalitas.

jual beli tanah warisan

Karena tidak jarang ditemukan tanah warisan dimana baik si penjual ataupun si ahli waris harus diberikan kuasa atau izin terlebih dahulu dari pemilik tanah yang sebenarnya. Apalagi jika sampai ada kasus dimana seseorang menjual tanah warisannya tersebut tanpa sepengathuan dari ahli waris lain.

Jika hal tersebut bisa terjadi, maka tidak hanya akan menimbulkan masalah baru, tanah yang Anda beli mungkin tidak akan sah secara hukum. Oleh karena itu supaya menghindari kejadian tersebut terjadi, berikut beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum membeli tanah warisan:

  1. Anda wajib menelusuri keberadaan atau status dari surat kuasa yang dimiliki oleh si penjual. Jika pada kenyataannya si penjual tanah warisan tersebut hanya memiliki surat kuasa umum tanpa adanya surat kuasa khusus (misalnya surat wasiat dan sebagainya), itu berarti surat kuasa tersebut hanya sebatas tujuan kepengurusan. Surat kuasa umum tersebut bukanlah kuasa dalam hal menjual tanah.
  2. Anda tidak bisa melakukan transaksi jual beli apabila kuasa yang dimiliki penjual tersebut bersifat tidak tertulis atau lisan. Pastikan surat kuasa tersebut diketahui, dibuat dan disahkan sepengatahuan notas dengan membubuhkan stempel ataupun tanda tangan. Selain notaris, pihak lurah dan camat juga bisa bertindak selaku saksi terhadap pengesahan surat kuasa tersebut.
  3. Jika ternyata tanah warisan tersebut dimiliki oleh lebih dari seorang ahli waris, maka pembelian tanah warisan tersebut hanya bisa Anda lakukan apabila semua pihak tersebut terlibat di dalamnya. Semua nama ahli waris tersebut harus tertera disetai dengan tanda tangan mereka masing-masing.
  4. Jika Anda belum mengetahui siapa sajakah yang menjadi ahli waris sah terhadap tanah tersebut, Anda harus mencarinya. Anda bisa mencari informasi tentang keberadaan ahli waris tersebut dari warga setempat. Jangan malu bertanya kepada penjual tentang status tanah waris tersebut, sebab hal diatas merupakan prosedur umum.