Berada di Masjid Kebumen Jawa Tengah

Berada di Masjid Kebumen Jawa Tengah

Berada di Masjid Kebumen Jawa Tengah

Ketika sabtu malam atau malam minggu tidak enak rasanya tanpa menikmati malamnya akhir pekan ini bersama istri dan anak tercinta. Maka dari itu kita harus meluangkan waktu apa lagi di Kebupaten Kebumen Provinsi Jawa Tengah ada banyak sekali makan kuliner yang rasanya syang jika tidak mengincipinya. Kami sekeluarga sudah menyiapkan itu, dimana kita jadwalkan setelah salat ashar berjamaah di Masjid kita akan jalan jalan memutari keramaian di Kabupaten Kebumen. Sebelumnya saya harus mengisi mobil Avanza dulu sebelum nanti untuk keberangkatan kami sekeluarga. Selain itu, di paginya setelah lagi libur kerjaan mobil saya harus dalam kondisi terbaik dengan membawanya ke tempat pencucian mobil biar lebih kinclong. Mobil sudah terlihat cantik sekali, tinggal membawanya ke SPBU untuk mengisi bensin. Istri dan anakku sudah saya suruh untuk mandi lebih dulu membersihkan rumah juga agar meski ditnggal semalaman nanti rumah sudah dalam kondisi bersih. Masjid di dekat rumah sudah mengumandangkan adzan, saya dan Rio anak kesayanganku bersiap berangkat ke Masjid  menunaikan salat ashar berjamaah disana. Anakku ini sangat bersemangat karena sudah tahu akan di ajak jalan jalan.

Sepulang dari Masjid semua sudah siap anak ku sudah berpakaian yang sangat tampan, saatnya jalan jalan. Dalam perjalanan musik kami nyalakan, nyayian dari Iwan Fals mengiringi perjalanan kami, karena lagu lagunya yang realistis membuat aku sangat suka dengan lagu miilik nya iwan Fals ini. Istriku sudah berpesan nantinya cari nasi Penggel makanan Khas Kebumen yang sebenarnya sih istriku sering buat dirumah tapi katanya lebih enak lagi kalau beli di warung makan langganan kita yang di dekat Masjid Agung Kebumen. Nasi Penggel ini jika belum tahu akan saya ceritakan spesifikasinya sedikit saja ya. Makanan ini khas Kebumen seperti yang saya katakana tadi, terus nasinya berbentuk bulat atau dibentuk bulat seperti bola pingpon begitu, terus disajikan diatas pincuk daun pisang. Nasinya kemudian dikasih sayur nangka muda serta ada lauknya kikil atau jeroan sapi.

Kenapa dikatan nasi penggel karena bulatan nasinya itulah yang bulat bulat dikatakan penggel, biasanya dalam satu pincuk itu ada 7 sampai 8 penggel nasi. Rasanya sudah jangan dibayangkan lagi pasti sangat enak sekali apalagi nasinya itu nasi yang gurig dan biasanya sangat pas untuk menemani kita sarapan pagi. Sambil terus mendengarkan lagu lagunya Iwan Fals, tidak terasa kita sudah sampai di warung makanan langganan kami, kenapa pilih di dekat Masjid karena kalau sudah masuk salat magrib nanti kita tidak bingung mencari tempat ibadah. Kami langsung pesan nasinya penggel dan menikmatinya bersama istri tercinta dan anak tampan kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *