Waktu Pengerjaan Shalat Tahajud Yang Dianjurkan

Shalat tahajud termasuk salah satu shalat sunnah yang banyak dilakukan karena keutamaan yang bisa didapat. Tata cara pengerjaannya memang sama saja seperti shalat lima waktu pada umumnya. Perbedaanya adalah pada bacaan niat serta waktu pengerjaan. Shalat sunnah malam ini dikerjakan pada malam hari, mulai dari waktu Isya hingga masuk waktu Subuh. Selain itu, ternyata ada beberapa waktu yang sangat dianjurkan untuk mengerjakan ibadaha tahajud.

Berikut adalah tiga waktu yang dianjurkan bagi umat Islam untuk mengerjakan shalat tahajud. Waktu-waktu ini dianjurkan juga karena memiliki alasannya sendiri-sendiri.

  1. Waktu yang pertama adalah pada sepertiga malam pertama. Rentang waktu ini mulai dari setelah shalat Isya hingga pukul sepuluh malam. Namun, ibadah tahajud tetap harus diawali dengan tidur terlebih dahulu walaupun hanya sebentar
  2. Waktu kedua yang dianjurkan adalah sepertiga malam kedua. Waktu ini juga menjadi salah satu waktu terbaik dalam menjalankan ibadah shalat sunnah tahajud. Rentang waktunya mulai dari pukul sepuluh malam hingga pukul satu dini hari. Waktu kedua ini memiliki keistimewaan tersendiri karena orang-orang cenderung susah bangun di waktu ini
  3. Waktu ketiga dan yang paling utama untuk mengerjakan shalat sunnah tahajud ialah pada sepertiga malam yang terakhir. Waktunya mulai pukul satu dini hari hingga sebelum memasuki waktu shalat Subuh. Waktu ketiga ini dianggap sebagai waktu terbaik karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala tengah turun ke langit serta akan mengabulkan doa hamba-hamba-Nya dan juga akan mengampuni dosa

Demikian adalah waktu pengerjaan shalat tahajud serta keutamaan dari ketiga waktu tersebut. Shalat ini sendiri termasuk dalam ibadah yang sunnah, di mana apabila kita mengerjakannya maka kita akan mendapat pahala, namun apabila tidak dikerjakan maka tidak akan mendapat dosa. Maka, tidak ada kewajiban dalam mengerjakan shalat malam. Namun, shalat ini akan sangat baik untuk dijalankan terutama apabila kita ingin semakin mendekatkan diri pada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Demikian semoga uraian di atas bermanfaat serta dapat diambil hikmahnya. Dan, jangan lupa sebelum shalat mesti wudhu dulu. Jangan sampai karena masih ngantuk langsung shalat tanpa wudhu, tidak sah jadinya. hehe

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *