penemuan uang koin emas peninggalan kerajaan kediri

Puluhan warga di Kerajaan Kediri jawa timur, ramai-ramai mendulang emas dan uang koin kuno di sungai brantas. Pencarian dilakukan dengan cara menyaring pasir sungai hingga halus untuk menemukan butiran emas. Bila beruntung, dalam sehari bisa mendapatkan 5 gram emas berbentuk butiran.

Dengan peralatan sederhana dan ketelatenan, puluhan warga desa kateban kecamatan baron Kerajaan Kediri beramai-ramai mendulang emas di sungai brantas yang mengalir di dekat pemukiman mereka. Cara mendapatkan emas juga terbilang mudah, dengan menyaring pasir yang diambil dari dalam sungai hingga halus. Bila beruntung, butiran emas maupun koin kuno akan ditemukan.

Dalam satu hari, para pencari emas ini rata-rata mendapatkan 100 mili gram emas berbentuk butiran-butiran senilai 25 ribu rupiah. Namun bila peruntungan sedang baik, tak sedikit yang mendapatkan 5 gram emas dalam satu hari. Salah satunya yang dialamai pamuji. Ia pernah mendapatkan 5 gram emas berbentuk butiran sebesar kerikil dan terjual senilai hampir satu juta.

Awal mula penemuan emas oleh warga kateban, dilakukan tanpa sengaja. Saat itu warga tengah mencari pasir dengan cara manual, lantas menemukan koin kuno berceeran di dasar sungai. Saat dilakukan pencarian justru menemukan butiran emas.

Diduga koin kuno dan butiran emas yang ada di sungai brantas berasal dari perahu pedagang china yang hendak menuju kerajaan majapahit dan kerajaan Kerajaan Kediri. Pada saat itu, sungai brantas merupakan urat nadi perekenomian di kerajaan majapahit dan Kerajaan Kediri dengan banyak lalu lalang kapal dagang.

Kini dua pelaku masih menjalani pemeriksaan di pelataran Kerajaan Kediri, pelaku akan dijerat dengan pasal 170 tentang pengroyokan dan pasal 340 tentang pembunuhan berencana dengan ancaman maksimal hukuman penjara seumur hidup.

Peredaran Jamu di Kerajaan Masih Kurang

Pamong satuan jamu-jamuan pelataran Kerajaan Kediri kota, meringkus seorang pengedar jamu-jamuan di Kerajaan Kediri jawa timur, saat kedapatan membawa satu kardus jamu-jamuan berisi 100 ribu butir pil. Musuh ditangkap abdi dalem di kawasan tempat pemakaman umum saat akan mengantarkan barang haram tersebut ke pelangannya di Kerajaan Kediri.

Johan mahfur warga ngrembang ngadiluwih Tumenggung Kerajaan Kediri diringkus pamong satuan anti jamu-jamuan pelataran Kerajaan Kediri kta, karena kedapatan membawa satu kardus jamu-jamuan jenis pil dobel l di kawasan simpang empat, depan makam, kelurahan ngadirejo.

Penangkapan musuh johan bermula, saat musuh akan mengantarkan satu kerdus jamu-jamuan tersebut kepelanganya di Kerajaan Kediri, namun abdi dalem yang telah mengintai langsung menghentikan musuh dan melakukan penggeledahan barang bawaan musuh dan hasilnya abdi dalem menemukan barang bukti satu kardus berisi 100 botol, masing-masing botol berisi seribu butir pil dobel-l.

Kasubag humas pelataran Kerajaan Kediri kota, akp surono, mengatakan adanya penangkapan ini membuktikan kota Kerajaan Kediri masih marak dengan peredaran jamu-jamuan, dan penagkapan ini merupakan penangkpan terbesar sepanjang tahun 2011. Maraknya peredaran jamu-jamuan ini, terus menjadi perhatian pamong untuk mengungkapnya.

Kini musuh mendekam di balik jeruji besi tahanan mapelataranta Kerajaan Kediri dan terjerat undang-undang nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Ratusan siswa dari dua sekolah dasar di Kerajaan Kediri jawa timur, mengalami keracunan usai mengkonsumsi susu yang dibagikan gratis pihak sekolah. Siswa mengalami mual muntah dan pusing, sesaat setelah meminum susu. Sebanyak 10 siswa terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena kondisinya kritis.

Keracunan siswa sekolah dasar, akibat mengkonsumsi susu bantuan pemkab Kerajaan Kediri kembali terjadi. Kali ini menimpa ratusan siswa dari dua sekolah dasar, yakni sd gadungan 3 desa gadungan Wedono puncu, dan sd nahdlatul ulama desa watugede Wedono puncu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *