Pemuda tulungagung Ciptakan Alat penghemat Daya Listrik

Pemuda tulungagung Ciptakan Alat penghemat Daya Listrik. Rencana kenaikan tarif dasar listrik  disambut gembira oleh perakit induktif kompensator atau alat penghemat listrik  di desa gilang kecamatan ngunut kabupaten tulungagung jawa timur. Pasalnya  permintaan pesanan mereka meningkat tajam  seiring menurunnya kemampuan ekonomi masyarakat.

Khoirul amin  perakit induktif kompensator yang telah menekuni usaha itu selama 3 tahun  mengaku kewalahan atas tingginya permintaan alat penghemat listrik sejak 3 bulan lalu. Hal itu terkait bergulirnya kabar kenaikan tarif dasar listrik  yang dipastikan akan memberatkan konsumen pln.

Berbekal pengetahuan dasar tentang listrik dan uji coba selama satu bulan  khoirul akhirnya menemukan teknik menghemat pemakaian listrik. Pada prinsipnya  ia hanya menggabungkan fungsi toroida  travo  dan kondensator  sebagai komponen utama induktif kompensator buatannya. Hasilnya  pemakaian listrik bisa dihemat hingga 40 persen  dengan harga jual hanya 200 ribu rupiah.

Hingga saat ini  khoirul telah memproduksi sedikitnya 10 ribu alat penghemat listrik  dan mempekerjakan 16 karyawan. Meski sebagian besar konsumennya berasal dari dalam kota  namun tidak sedikit pemesan yang datang dari surabaya  bali  jakarta dan bali.

Seorang ibu rumah tangga di tulungagung jawa timur  tewas mengenaskan dengan tiga belas luka tusuk di tubuhnya. Diduga  perempuan paruh baya yang ditinggal suaminya melaut ini dibantai oleh seseorang  yang  hendak mencuri  di rumahnya .

Una alias  suhartina warga desa  maron kecamatan  boyolangu tulung agung tewas dalam  perjalanan kerumah  sakit umum tulungagung  ibu dengan anak tiga  ini pada tubuhnya ditemukan luka tusukan senjata tajam sejumlah 13 tusukan pada bagian dada  paha  dan tangan.

Warga yang  mendengar  jeritan wanita yang suaminya bekerja  sebagai pelaut ini  langsung mendatangi korban yang saat  itu berada  di garasi  mobil yang  sudah berlumuran  darah  korban  sempat  menyebut  pelaku  yang masih  tetangga  yang masih  duduk  dibangku smu kelas  satu.

Dari olah tkp  polisi masih menemukan beberapa barang bukti yang diduga milik pelaku  yakni sendal  namun untuk lebih memastikan jejak pelaku  kini polisi mensterilkan rumah korban  guna memudahkan mengidentifikasi jejak jari pelaku.

Menurut kapolsek  boyolangu   akp subagio  polisi telah mengantongi pelaku pencurian yang disertai pembunuhan ini  saat ini polisi sedang  memburu  pelaku karena  sebelum meninggal korban sempat  menyebut nama pelaku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *